Paham Perencanaan Keuangan yang Smart? Why Not!

Topik kita sekarang ialah Paham Perencanaan Keuangan yang Smart? Why Not!. Kesuksesan ditetapkan oleh agenda yang akurat. Semboyan hal yang demikian memang tak bisa ditentang kebenarannya. Dapat dipastikan, bisnis yang dijalankan tanpa agenda yang matang, akan mudah gulung tikar. Semacam pula pada bidang lainnya, termasuk dalam pengelolaan keuangan.

Paham Perencanaan Keuangan yang Smart? Why Not!

Sebab itu, agenda keuangan yang bagus menjadi komponen penting untuk meraih kesuksesan dan kebebasan keuangan. Tanpa perencanaan keuangan yang benar, peluang berhasil benar-benar kecil. Kalaupun bisa, itu hanya kebetulan belaka. Apabila diibaratkan, seperti penjudi yang memenangkan lotere. Dia tak mungkin mendapatkannya lagi di masa akan datang.

Paham Perencanaan Keuangan yang Smart? Why Not!

Agenda keuangan yakni strategi dalam mengelola uang untuk menempuh kesuksesan. Kecuali berisi anggaran uang yang hendak Anda keluarkan, agenda keuangan wajib membeberkan tipe keperluan yang wajib dipenuhi, skala prioritasnya, dan tujuan dari pengeluaran hal yang demikian. Rencana keuangan yang baik sepatutnya bisa dievaluasi kecermatannya, bagus kecermatan waktu, jatah sumber tenaga keuangan, evaluasi pemasukan dan pengeluaran, maupun sikap Anda sekiranya pemasukan Anda mengalami hambatan.

Tentukan sasaran jumlah aset keuangan yang berkeinginan Anda raih dan waktu yang dibutuhkan untuk mencapainya. Dalam merencanakan keuangan yang matang, Anda tak boleh cuma berpusat pada keinginan untuk menempuh tujuan Anda. Anda semestinya mengamati bagaimana sistem menempuhnya sehingga keuangan Anda bisa konsisten stabil atau tak minus.

Paham Perencanaan Keuangan yang Smart? Why Not!

Dalam memastikan target, yang paling penting Anda pegang merupakan sasaran Anda realistis dan dapat ditempuh. Tentukan sasaran dalam kurun waktu tertentu, misalkan:

– Dalam waktu satu tahun
Saya ingin menurunkan hutang sebesar ……….
Aku berkeinginan memiliki aset keuangan berupa ………. , sebesar ………..
Saya ingin mempunyai pendapatan pasif dari aset keuangan sebesar ……….

– Dalam waktu lima tahun
Saya berkeinginan meningkatkan pendapatan pasif menjadi sebesar ……….

Cara mengelola rencana keuangan yang baik pada biasanya hampir sama dengan pengelolaan keuangan di perusahaan. Seumpama, kesibukan-kegiatan pencatatan uang kas yang masuk dan keluar, pengumpulan bukti-bukti transaksi, pembuatan anggaran pendapatan dan belanja, pengelolaan hutang, laporan neraca kekayaan, serta laba dan rugi di akhir jangka waktu. Ini berarti konsep manajemen keuangan pribadi atau keluarga pada dasarnya sama dengan manajemen keuangan perusahaan.

Paham Perencanaan Keuangan yang Smart? Why Not!

Berikut beberapa metode mengelola rencana keuangan

1. Mengelola Pendapatan dan Pengeluaran

Sebagai langkah awal untuk mencapai target keuangan Anda, buatlah daftar pendapatan Anda. Tuliskan berapa pendapatan Anda per jangka waktu, periode di sini dapat secara harian, mingguan, bulanan atau mungkin tahunan. Cantumkan juga sumber pendapatan hal yang demikian, umpamanya gaji, hasil investasi, bunga deposito atau yang lainnya.

PENDAPATAN
Gaji = Rp 3.000.000
Hasil Investasi = Rp
Hasil Usaha = Rp
Royalti = Rp
Bonus = Rp
Total = Rp 3.000.000

 

PENGELUARAN
Pajak = Rp 300.000
Rumah Tangga = Rp 1.000.000
Kebutuhan Anak = Rp 500.000
Transportasi = Rp 300.000
Kesehatan = Rp 200.000
Asuransi = Rp 500.000
Total = Rp 2.800.000

Paham Perencanaan Keuangan yang Smart? Why Not!

Sekarang pertanyaannya, kenapa sepatutnya ada sisa uang dari selisih pendapatan dan pengeluaran? Jawabannya adalah untuk menentukan target jumlah aset keuangan dan waktu untuk mencapainya. Cobalah kembali melihat daftar yang Anda buat, dengan sisa uang yang Anda dapatkan, Anda bisa menentukan jumlah aset yang mau Anda capai dan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menempuhnya.

2. Membangun Aset

Apa Variasi Aset? Aset ialah sesuatu yang memiliki nilai. Model aset ado duo yakni tangible dan intangible. Aset tangible ialah aset yang bisa diamati dan memiliki wujud ataupun wujud. Aset intangible yaitu aset yang tidak bisa diperhatikan. Tapi aset tangible yaitu rumah, kendaraan beroda empat, motor dan lain-lain, meskipun figur aset intangible merupakan skill, pengetahuan, waktu dan lain-lain. Contohnya aset yang dibahas di sini, khusus untuk aset keuangan.

Paham Perencanaan Keuangan yang Smart? Why Not!

3. Hutang

Adapun cerdas mengelola hutang, berarti Anda cakap mengontrol hutang sebagai pembiayaan atau modal. Salah satu contoh pengelolaan hutang yang cerdas, adalah tidak menggunakan hutang sebagai sumber pembiayaan konsumsi sebab dapat membuat Anda terjerat ke dalam hutang yang berlebihan. Di samping itu cerdas mengelola hutang juga bisa diperhatikan dari keahlian Anda dalam menggunakan hutang untuk menjadikan aset. Misalnya, memakai hutang untuk modal bisnis. Jadi, pada dasarnya, cerdas berhutang dapat menghindarkan Anda dari kebangkrutan.

4. Membikin Cashflow

Membuat cahsflow ialah salah satu dasar dari mengelola keuangan, di samping membuat daftar pendapatan dan keuangan. cahsflow dibutuhkan untuk memantau keuangan. Dengan adanya cahsflow Anda akan mengetahui kemana uang Anda mengalir. Dengan cashflow yang detail, Anda dapat mengukur tiap-tiap kerugian atau kekeliruan. Cahsflow dapat juga dipakai untuk menilai perkembangan pendapatan dari aset keuangan yang Anda pupuk.

Paham Perencanaan Keuangan yang Smart? Why Not!

Dalam diagram cash flow manajemen keuangan keluarga, terdapat dua arus dana yakni pendapatan dan pengeluaran. Pendapatan ialah aktivitas atau aktivitas yang memberikan pemasukan berupa uang atau harta. Padahal pendapatan didapatkan dari dua sumber yakni gaji dan hasil investasi.

Jumlah gaji didapat dari pekerjaan Anda sebagai seorang karyawan. Beberapa hasil investasi didapat dari aktivitas Anda dalam memaksimalkan uang yang Anda dapatkan dari gaji. Membikin cara dalam berinvestasi bisa dikerjakan, adalah via deposito, emas, saham, reksadana, obligasi maupun properti.

Paham Perencanaan Keuangan yang Smart? Why Not!

Pengeluaran berarti seluruh kegiatan yang mengakibatkan uang keluar dari saku Anda. Untuk lebih memantau keuangan Anda sebaiknya Anda membikin cash flow Anda sendiri dengan di sesuaikan dengan situasi keuangan Anda.

5. Membuat Laporan Keuangan

Setelah membikin cashflow keuangan, Anda juga diwajibkan untuk membuat laporan keuangan terjadwal. Laporan keuangan betul-betul bermanfaat untuk memantau telah sejauh mana Anda berjalan guna mencapai sasaran keuangan Anda dan berapa jumlah aset keuangan yang telah Anda raih.

Sekian info mengenai Paham Perencanaan Keuangan yang Smart? Why Not!, kami harap artikel kali ini bermanfaat buat Anda. Tolong postingan ini disebarluaskan agar semakin banyak yang mendapatkan manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *