Memahami Merancang Financial Planing Pribadi

Pembahasan kita sekarang adalah Memahami Merancang Financial Planing Pribadi. Kesuksesan ditetapkan oleh rencana yang cermat. Slogan tersebut memang tidak dapat ditentang kebenarannya. Bisa dipastikan, bisnis yang dilaksanakan tanpa rencana yang matang, akan mudah gulung tikar. Itu pula pada bidang lainnya, termasuk dalam pengelolaan keuangan.

Memahami Merancang Financial Planing Pribadi

Sebab itu, rencana keuangan yang bagus menjadi komponen penting untuk meraih kesuksesan dan kebebasan keuangan. Tanpa perencanaan keuangan yang benar, kesempatan berhasil betul-betul kecil. Kalaupun bisa, itu hanya kebetulan belaka. Sekiranya diibaratkan, seperti penjudi yang memenangkan lotere. Ia tidak mungkin mendapatkannya lagi di masa mendatang.

Memahami Merancang Financial Planing Pribadi

Rencana keuangan adalah taktik dalam mengelola uang untuk mencapai kesuksesan. Selain berisi anggaran uang yang hendak Anda keluarkan, agenda keuangan harus membeberkan variasi keperluan yang wajib dipenuhi, skala prioritasnya, dan tujuan dari pengeluaran tersebut. Rencana keuangan yang bagus sepatutnya dapat diukur kecermatannya, baik kecermatan waktu, alokasi sumber kekuatan keuangan, evaluasi pemasukan dan pengeluaran, maupun sikap Anda jika pemasukan Anda mengalami hambatan.

Tentukan target jumlah aset keuangan yang berkeinginan Anda raih dan waktu yang diperlukan untuk menempuhnya. Dalam merencanakan keuangan yang matang, Anda tak boleh cuma berpusat pada keinginan untuk mencapai tujuan Anda. Anda patut mengamati bagaimana metode mencapainya sehingga keuangan Anda bisa konsisten stabil atau tak minus.

Memahami Merancang Financial Planing Pribadi

Dalam mempertimbangkan sasaran, yang paling penting Anda pegang yakni sasaran Anda realistis dan dapat dicapai. Tentukan target dalam kurun waktu tertentu, misalkan:

– Dalam waktu satu tahun
Aku mau menurunkan hutang sebesar ……….
Saya berharap memiliki aset keuangan berupa ………. , sebesar ………..
Aku berkeinginan mempunyai pendapatan pasif dari aset keuangan sebesar ……….

– Dalam waktu lima tahun
Saya ingin meningkatkan pendapatan pasif menjadi sebesar ……….

Cara mengelola rencana keuangan yang bagus pada umumnya hampir sama dengan pengelolaan keuangan di perusahaan. Semisal, kegiatan-kegiatan pencatatan uang kas yang masuk dan keluar, pengumpulan bukti-bukti transaksi, pembuatan anggaran pendapatan dan belanja, pengelolaan hutang, laporan neraca kekayaan, serta laba dan rugi di akhir periode. Ini berarti konsep manajemen keuangan pribadi atau keluarga pada dasarnya sama dengan manajemen keuangan perusahaan.

Memahami Merancang Financial Planing Pribadi

Berikut sebagian metode mengelola agenda keuangan

1. Mengelola Pendapatan dan Pengeluaran

Sebagai langkah permulaan untuk menempuh sasaran keuangan Anda, buatlah daftar pendapatan Anda. Tuliskan berapa pendapatan Anda per periode, jangka waktu di sini bisa secara harian, mingguan, bulanan atau mungkin tahunan. Cantumkan juga sumber pendapatan hal yang demikian, contohnya gaji, hasil investasi, bunga deposito atau yang lainnya.

PENDAPATAN
Gaji = Rp 3.000.000
Hasil Investasi = Rp
Hasil Usaha = Rp
Royalti = Rp
Bonus = Rp
Total = Rp 3.000.000

 

PENGELUARAN
Pajak = Rp 300.000
Rumah Tangga = Rp 1.000.000
Kebutuhan Anak = Rp 500.000
Transportasi = Rp 300.000
Kesehatan = Rp 200.000
Asuransi = Rp 500.000
Total = Rp 2.800.000

Memahami Merancang Financial Planing Pribadi

Sekarang pertanyaannya, mengapa wajib ada sisa uang dari selisih pendapatan dan pengeluaran? Jawabannya yaitu untuk menentukan sasaran jumlah aset keuangan dan waktu untuk mencapainya. Cobalah kembali melihat daftar yang Anda buat, dengan sisa uang yang Anda temukan, Anda dapat menetapkan jumlah aset yang berkeinginan Anda capai dan berapa lama waktu yang diperlukan untuk menempuhnya.

2. Membangun Aset

Apa Ragam Aset? Aset adalah sesuatu yang memiliki poin. Model aset ado duo yaitu tangible dan intangible. Aset tangible ialah aset yang dapat diperhatikan dan memiliki format maupun bentuk. Aset intangible ialah aset yang tidak bisa diperhatikan. Melainkan aset tangible adalah rumah, kendaraan beroda empat, motor dan lain-lain, padahal figur aset intangible merupakan skill, pengetahuan, waktu dan lain-lain. Misalnya aset yang dibahas di sini, khusus untuk aset keuangan.

Memahami Merancang Financial Planing Pribadi

3. Hutang

Adapun cerdas mengelola hutang, berarti Anda cakap mengendalikan hutang sebagai pembiayaan atau modal. Salah satu figur pengelolaan hutang yang cerdas, adalah tak mengaplikasikan hutang sebagai sumber pembiayaan konsumsi karena dapat membuat Anda terjerat ke dalam hutang yang berlebihan. Di samping itu cerdas mengelola hutang juga dapat diamati dari keahlian Anda dalam menggunakan hutang untuk menjadikan aset. Seumpama, mengaplikasikan hutang untuk modal bisnis. Jadi, pada dasarnya, cerdas berhutang bisa menghindarkan Anda dari kebangkrutan.

4. Membuat Cashflow

Membuat cahsflow merupakan salah satu dasar dari mengelola keuangan, di samping membuat daftar pendapatan dan keuangan. cahsflow diperlukan untuk memantau keuangan. Dengan adanya cahsflow Anda akan mengetahui kemana uang Anda mengalir. Dengan cashflow yang rinci, Anda dapat menilai setiap kerugian atau kesalahan. Cahsflow bisa juga digunakan untuk mengevaluasi perkembangan pendapatan dari aset keuangan yang Anda pupuk.

Memahami Merancang Financial Planing Pribadi

Dalam diagram cash flow manajemen keuangan keluarga, terdapat dua arus dana yakni pendapatan dan pengeluaran. Pendapatan merupakan kesibukan atau kesibukan yang memberikan pemasukan berupa uang atau harta. Walaupun pendapatan didapat dari dua sumber adalah gaji dan hasil investasi.

Jumlah gaji didapat dari profesi Anda sebagai seorang karyawan. Sebagian hasil investasi didapat dari kegiatan Anda dalam memaksimalkan uang yang Anda peroleh dari gaji. Membikin cara dalam berinvestasi bisa dilaksanakan, merupakan lewat deposito, emas, saham, reksadana, obligasi ataupun properti.

Memahami Merancang Financial Planing Pribadi

Pengeluaran berarti semua kegiatan yang mengakibatkan uang keluar dari saku Anda. Untuk lebih memantau keuangan Anda sebaiknya Anda membikin cash flow Anda sendiri dengan di sesuaikan dengan kondisi keuangan Anda.

5. Membikin Laporan Keuangan

Sesudah membikin cashflow keuangan, Anda juga diharuskan untuk membikin laporan keuangan berkala. Laporan keuangan benar-benar bermanfaat untuk memantau telah sejauh mana Anda berjalan guna mencapai sasaran keuangan Anda dan berapa jumlah aset keuangan yang telah Anda raih.

Demikian info seputar Memahami Merancang Financial Planing Pribadi, kami harap post kali ini berguna buat Anda. Kami berharap postingan ini disebarluaskan agar semakin banyak yang memperoleh manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *