Ini Dia Perencanaan Keuangan yang Mesti Dipahami!

Pembahasan kita kali ini yaitu Ini Dia Perencanaan Keuangan yang Mesti Dipahami!. Kesuksesan ditentukan oleh rencana yang akurat. Semboyan hal yang demikian memang tidak dapat ditentang kebenarannya. Dapat dipastikan, bisnis yang dijalankan tanpa agenda yang matang, akan mudah gulung tikar. Begitu pula pada bidang lainnya, termasuk dalam pengelolaan keuangan.

Ini Dia Perencanaan Keuangan yang Mesti Dipahami!

Sebab itu, rencana keuangan yang bagus menjadi komponen penting untuk meraih kesuksesan dan kebebasan keuangan. Tanpa perencanaan keuangan yang benar, kesempatan sukses amat kecil. Kalaupun bisa, itu cuma kebetulan belaka. Seandainya diibaratkan, seperti penjudi yang memenangkan lotere. Ia tidak mungkin mendapatkannya lagi di masa akan datang.

Ini Dia Perencanaan Keuangan yang Mesti Dipahami!

Rencana keuangan yaitu taktik dalam mengelola uang untuk mencapai kesuksesan. Selain berisi anggaran uang yang hendak Anda keluarkan, rencana keuangan wajib membeberkan ragam kebutuhan yang sepatutnya dipenuhi, skala prioritasnya, dan tujuan dari pengeluaran hal yang demikian. Rencana keuangan yang baik seharusnya dapat dievaluasi kecermatannya, baik kecermatan waktu, jatah sumber tenaga keuangan, evaluasi pemasukan dan pengeluaran, ataupun sikap Anda seandainya pemasukan Anda mengalami hambatan.

Tentukan sasaran jumlah aset keuangan yang mau Anda raih dan waktu yang diperlukan untuk menempuhnya. Dalam merencanakan keuangan yang matang, Anda tak boleh hanya berfokus pada harapan untuk menempuh tujuan Anda. Anda sepatutnya memandang bagaimana cara mencapainya sehingga keuangan Anda bisa tetap stabil atau tidak minus.

Ini Dia Perencanaan Keuangan yang Mesti Dipahami!

Dalam menetapkan target, yang paling penting Anda pegang yaitu sasaran Anda realistis dan bisa dicapai. Tentukan sasaran dalam kurun waktu tertentu, misalkan:

– Dalam waktu satu tahun
Aku mau menurunkan hutang sebesar ……….
Saya mau mempunyai aset keuangan berupa ………. , sebesar ………..
Aku berkeinginan memiliki pendapatan pasif dari aset keuangan sebesar ……….

– Dalam waktu lima tahun
Saya berkeinginan meningkatkan pendapatan pasif menjadi sebesar ……….

Sistem mengelola rencana keuangan yang bagus pada lazimnya hampir sama dengan pengelolaan keuangan di perusahaan. Semisal, kesibukan-kegiatan pencatatan uang kas yang masuk dan keluar, pengumpulan bukti-bukti transaksi, pembuatan anggaran pendapatan dan belanja, pengelolaan hutang, laporan neraca kekayaan, serta laba dan rugi di akhir periode. Ini berarti konsep manajemen keuangan pribadi atau keluarga pada dasarnya sama dengan manajemen keuangan perusahaan.

Ini Dia Perencanaan Keuangan yang Mesti Dipahami!

Berikut beberapa metode mengelola agenda keuangan

1. Mengelola Pendapatan dan Pengeluaran

Sebagai langkah permulaan untuk menempuh sasaran keuangan Anda, buatlah daftar pendapatan Anda. Tuliskan berapa pendapatan Anda per jangka waktu, jangka waktu di sini bisa secara harian, mingguan, bulanan atau mungkin tahunan. Cantumkan juga sumber pendapatan tersebut, misalnya gaji, hasil investasi, bunga deposito atau yang lainnya.

PENDAPATAN
Gaji = Rp 3.000.000
Hasil Investasi = Rp
Hasil Usaha = Rp
Royalti = Rp
Bonus = Rp
Total = Rp 3.000.000

 

PENGELUARAN
Pajak = Rp 300.000
Rumah Tangga = Rp 1.000.000
Kebutuhan Anak = Rp 500.000
Transportasi = Rp 300.000
Kesehatan = Rp 200.000
Asuransi = Rp 500.000
Total = Rp 2.800.000

Ini Dia Perencanaan Keuangan yang Mesti Dipahami!

Kini pertanyaannya, mengapa seharusnya ada sisa uang dari selisih pendapatan dan pengeluaran? Jawabannya yaitu untuk menentukan sasaran jumlah aset keuangan dan waktu untuk menempuhnya. Cobalah kembali memperhatikan daftar yang Anda buat, dengan sisa uang yang Anda dapatkan, Anda dapat menetapkan jumlah aset yang berharap Anda capai dan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menempuhnya.

2. Membangun Aset

Apa Jenis Aset? Aset yaitu sesuatu yang mempunyai skor. Model aset ado duo ialah tangible dan intangible. Aset tangible yaitu aset yang dapat dipandang dan mempunyai bentuk ataupun format. Aset intangible yakni aset yang tidak dapat diamati. Namun aset tangible adalah rumah, mobil, motor dan lain-lain, walaupun teladan aset intangible adalah skill, pengetahuan, waktu dan lain-lain. Contohnya aset yang dibahas di sini, khusus untuk aset keuangan.

Ini Dia Perencanaan Keuangan yang Mesti Dipahami!

3. Hutang

Adapun cerdas mengelola hutang, berarti Anda kapabel mengendalikan hutang sebagai pembiayaan atau modal. Salah satu contoh pengelolaan hutang yang cerdas, ialah tak menerapkan hutang sebagai sumber pembiayaan konsumsi sebab dapat membikin Anda terjerat ke dalam hutang yang berlebihan. Di samping itu cerdas mengelola hutang juga dapat diamati dari keahlian Anda dalam memakai hutang untuk menghasilkan aset. Seumpama, menerapkan hutang untuk modal bisnis. Jadi, pada dasarnya, cerdas berhutang bisa menghindarkan Anda dari kebangkrutan.

4. Membuat Cashflow

Membuat cahsflow ialah salah satu dasar dari mengelola keuangan, di samping membikin daftar pendapatan dan keuangan. cahsflow diperlukan untuk memantau keuangan. Dengan adanya cahsflow Anda akan mengenal kemana uang Anda mengalir. Dengan cashflow yang mendetail, Anda bisa mengevaluasi tiap kerugian atau kekeliruan. Cahsflow bisa juga diterapkan untuk menilai perkembangan pendapatan dari aset keuangan yang Anda pupuk.

Ini Dia Perencanaan Keuangan yang Mesti Dipahami!

Dalam diagram cash flow manajemen keuangan keluarga, terdapat dua arus dana merupakan pendapatan dan pengeluaran. Pendapatan yakni kegiatan atau kegiatan yang memberikan pemasukan berupa uang atau harta. Walaupun pendapatan diperoleh dari dua sumber yakni gaji dan hasil investasi.

Jumlah gaji didapat dari profesi Anda sebagai seorang karyawan. Sebagian hasil investasi didapat dari aktivitas Anda dalam memaksimalkan uang yang Anda peroleh dari gaji. Membikin cara dalam berinvestasi dapat dilakukan, merupakan melewati deposito, emas, saham, reksadana, obligasi maupun properti.

Ini Dia Perencanaan Keuangan yang Mesti Dipahami!

Pengeluaran berarti seluruh kesibukan yang mengakibatkan uang keluar dari saku Anda. Untuk lebih memantau keuangan Anda sebaiknya Anda membikin cash flow Anda sendiri dengan di sesuaikan dengan kondisi keuangan Anda.

5. Membuat Laporan Keuangan

Setelah membuat cashflow keuangan, Anda juga diharuskan untuk membuat laporan keuangan terstruktur. Laporan keuangan sangat bermanfaat untuk memantau telah sejauh mana Anda berjalan guna mencapai sasaran keuangan Anda dan berapa jumlah aset keuangan yang telah Anda raih.

Sekian info mengenai Ini Dia Perencanaan Keuangan yang Mesti Dipahami!, semoga artikel ini bermanfaat buat kalian. Mohon artikel ini dibagikan biar semakin banyak yang mendapat manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *