Bagaimanakah Membentuk Financial Planing yang Smart?

Topik kita sekarang adalah Bagaimanakah Membentuk Financial Planing yang Smart?. Kesuksesan diatur oleh rencana yang akurat. Semboyan tersebut memang tidak bisa dibantah kebenarannya. Dapat dipastikan, bisnis yang dilakukan tanpa agenda yang matang, akan mudah pailit. Demikian pula pada bidang lainnya, termasuk dalam pengelolaan keuangan.

Bagaimanakah Membentuk Financial Planing yang Smart?

Karena itu, rencana keuangan yang baik menjadi bagian penting untuk meraih kesuksesan dan kebebasan keuangan. Tanpa perencanaan keuangan yang benar, kesempatan berhasil betul-betul kecil. Kalaupun bisa, itu hanya kebetulan belaka. Jika diibaratkan, seperti penjudi yang memenangkan lotere. Ia tidak mungkin mendapatkannya lagi di masa akan datang.

Bagaimanakah Membentuk Financial Planing yang Smart?

Rencana keuangan merupakan strategi dalam mengelola uang untuk mencapai kesuksesan. Kecuali berisi anggaran uang yang hendak Anda keluarkan, agenda keuangan semestinya menerangkan jenis kebutuhan yang sepatutnya dipenuhi, skala prioritasnya, dan tujuan dari pengeluaran tersebut. Agenda keuangan yang baik harus bisa dinilai kecermatannya, bagus akurasi waktu, jatah sumber energi keuangan, evaluasi pemasukan dan pengeluaran, maupun sikap Anda bila pemasukan Anda mengalami hambatan.

Tentukan sasaran jumlah aset keuangan yang berharap Anda raih dan waktu yang dibutuhkan untuk mencapainya. Dalam merencanakan keuangan yang matang, Anda tak boleh cuma berkonsentrasi pada kemauan untuk menempuh tujuan Anda. Anda mesti melihat bagaimana cara mencapainya sehingga keuangan Anda bisa tetap stabil atau tak minus.

Bagaimanakah Membentuk Financial Planing yang Smart?

Dalam memastikan target, yang paling penting Anda pegang adalah sasaran Anda realistis dan bisa dicapai. Tentukan target dalam kurun waktu tertentu, misalkan:

– Dalam waktu satu tahun
Aku berkeinginan menurunkan hutang sebesar ……….
Saya mau memiliki aset keuangan berupa ………. , sebesar ………..
Saya mau mempunyai pendapatan pasif dari aset keuangan sebesar ……….

– Dalam waktu lima tahun
Saya mau meningkatkan pendapatan pasif menjadi sebesar ……….

Metode mengelola rencana keuangan yang baik pada biasanya hampir sama dengan pengelolaan keuangan di perusahaan. Umpamanya, kegiatan-aktivitas pencatatan uang kas yang masuk dan keluar, pengumpulan bukti-bukti transaksi, pembuatan anggaran pendapatan dan belanja, pengelolaan hutang, laporan neraca kekayaan, serta laba dan rugi di akhir periode. Ini berarti konsep manajemen keuangan pribadi atau keluarga pada dasarnya sama dengan manajemen keuangan perusahaan.

Bagaimanakah Membentuk Financial Planing yang Smart?

Berikut beberapa cara mengelola agenda keuangan

1. Mengelola Pendapatan dan Pengeluaran

Sebagai langkah awal untuk menempuh sasaran keuangan Anda, buatlah daftar pendapatan Anda. Tuliskan berapa pendapatan Anda per jangka waktu, jangka waktu di sini dapat secara harian, mingguan, bulanan atau mungkin tahunan. Cantumkan juga sumber pendapatan hal yang demikian, umpamanya gaji, hasil investasi, bunga deposito atau yang lainnya.

PENDAPATAN
Gaji = Rp 3.000.000
Hasil Investasi = Rp
Hasil Usaha = Rp
Royalti = Rp
Bonus = Rp
Total = Rp 3.000.000

 

PENGELUARAN
Pajak = Rp 300.000
Rumah Tangga = Rp 1.000.000
Kebutuhan Anak = Rp 500.000
Transportasi = Rp 300.000
Kesehatan = Rp 200.000
Asuransi = Rp 500.000
Total = Rp 2.800.000

Bagaimanakah Membentuk Financial Planing yang Smart?

Sekarang pertanyaannya, kenapa patut ada sisa uang dari selisih pendapatan dan pengeluaran? Jawabannya ialah untuk menetapkan target jumlah aset keuangan dan waktu untuk mencapainya. Cobalah kembali memperhatikan daftar yang Anda buat, dengan sisa uang yang Anda peroleh, Anda dapat memastikan jumlah aset yang berharap Anda capai dan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mencapainya.

2. Membangun Aset

Apa Macam Aset? Aset yaitu sesuatu yang mempunyai nilai. Model aset ado duo yakni tangible dan intangible. Aset tangible merupakan aset yang bisa dipandang dan memiliki wujud maupun wujud. Aset intangible yaitu aset yang tidak bisa diamati. Tapi aset tangible adalah rumah, kendaraan beroda empat, motor dan lain-lain, meskipun contoh aset intangible yaitu skill, pengetahuan, waktu dan lain-lain. Seumpama aset yang dibahas di sini, khusus untuk aset keuangan.

Bagaimanakah Membentuk Financial Planing yang Smart?

3. Hutang

Adapun cerdas mengelola hutang, berarti Anda cakap mengatur hutang sebagai pembiayaan atau modal. Salah satu model pengelolaan hutang yang cerdas, merupakan tidak mengaplikasikan hutang sebagai sumber pembiayaan konsumsi sebab dapat membikin Anda terjerat ke dalam hutang yang berlebihan. Di samping itu cerdas mengelola hutang juga dapat diamati dari keahlian Anda dalam menerapkan hutang untuk menciptakan aset. Contohnya, mengaplikasikan hutang untuk modal bisnis. Jadi, pada dasarnya, cerdas berhutang bisa menghindarkan Anda dari kebangkrutan.

4. Membikin Cashflow

Membikin cahsflow merupakan salah satu dasar dari mengelola keuangan, di samping membikin daftar pendapatan dan keuangan. cahsflow dibutuhkan untuk memantau keuangan. Dengan adanya cahsflow Anda akan mengenal kemana uang Anda mengalir. Dengan cashflow yang detail, Anda bisa mengukur tiap kerugian atau kekeliruan. Cahsflow bisa juga dipakai untuk mengevaluasi perkembangan pendapatan dari aset keuangan yang Anda pupuk.

Bagaimanakah Membentuk Financial Planing yang Smart?

Dalam diagram cash flow manajemen keuangan keluarga, terdapat dua arus dana yakni pendapatan dan pengeluaran. Pendapatan ialah kegiatan atau kegiatan yang memberikan pemasukan berupa uang atau harta. Meskipun pendapatan didapatkan dari dua sumber yakni gaji dan hasil investasi.

Jumlah gaji didapat dari profesi Anda sebagai seorang karyawan. Beberapa hasil investasi didapatkan dari aktivitas Anda dalam memaksimalkan uang yang Anda temukan dari gaji. Membikin sistem dalam berinvestasi dapat dilaksanakan, adalah melewati deposito, emas, saham, reksadana, obligasi ataupun properti.

Bagaimanakah Membentuk Financial Planing yang Smart?

Pengeluaran berarti seluruh kegiatan yang mengakibatkan uang keluar dari saku Anda. Untuk lebih memantau keuangan Anda sebaiknya Anda membikin cash flow Anda sendiri dengan di sesuaikan dengan kondisi keuangan Anda.

5. Membuat Laporan Keuangan

Sesudah membuat cashflow keuangan, Anda juga diwajibkan untuk membikin laporan keuangan berkala. Laporan keuangan sangat berguna untuk memantau sudah sejauh mana Anda berjalan guna mencapai target keuangan Anda dan berapa jumlah aset keuangan yang sudah Anda raih.

Sekian info perihal Bagaimanakah Membentuk Financial Planing yang Smart?, semoga artikel kali ini bermanfaat untuk kalian. Kami berharap post ini dibagikan supaya semakin banyak yang mendapatkan manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *